Scroll untuk baca artikel
Berita

*Korban Ketiga Musibah Tenggelam di Sungai Ogan Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup*

Avatar photo
17
×

*Korban Ketiga Musibah Tenggelam di Sungai Ogan Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup*

Sebarkan artikel ini

Ogan Ilir, 2 Agustus 2026 – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban ketiga sekaligus korban terakhir dalam musibah tenggelam di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Korban terakhir diketahui bernama Rahman Udin (33), laki-laki, warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 18.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung di sungai pada radius sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya Rahman Udin, seluruh korban dalam musibah tenggelam di Sungai Ogan telah berhasil ditemukan. Sesuai prosedur, Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Atas nama Basarnas, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah sehingga operasi ini dapat berjalan dengan baik hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR secara resmi kami tutup,” ujar Raymond.

Raymond juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sungai maupun perairan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sungai. Hindari mandi atau berenang di lokasi yang memiliki arus deras, kenali kondisi perairan sebelum beraktivitas, serta selalu mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat yang selama proses pencarian telah bersinergi secara maksimal.

Basarnas juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat apabila mengetahui atau mengalami kondisi darurat yang memerlukan pertolongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!