Scroll untuk baca artikel
Berita

Doa Menggema Lintasi Nusantara, Ritual Spiritual HUT Polri Karya R. Mas Agus Rugiarto Siap Puncak 2026

Avatar photo
47
×

Doa Menggema Lintasi Nusantara, Ritual Spiritual HUT Polri Karya R. Mas Agus Rugiarto Siap Puncak 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, INFOX. ID –  Rentetan  doa dan ritual spiritual dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Polri yang digagas oleh Agus Rugiarto Astrodiarjo terus menjelma menjadi gerakan batin lintas daerah yang sarat makna historis dan kultural. Sejak 2017, rangkaian ini tak sekadar seremoni, melainkan perjalanan spiritual yang menyusuri jejak leluhur Bhayangkara dan akar peradaban Nusantara.

Dimulai pada 2017 dengan tabur bunga di makam Soekarno di Blitar, Jawa Timur, ritual ini menjadi simbol penghormatan kepada sang Proklamator sekaligus fondasi nilai kebangsaan. Perjalanan berlanjut pada 2019 di situs makam Raden Wijaya di Mojokerto, lalu pada 2020 di makam Brawijaya V, menghidupkan kembali spirit kejayaan Majapahit dalam bingkai pengabdian Polri.

Tahun 2021, doa menggema di lereng Gunung Bromo, menghadirkan nuansa sakral alam sebagai saksi penguatan spiritual. Setahun kemudian, 2022, ritual bergerak jauh ke timur, tepatnya di Pulau Kumala, Kalimantan Timur, memperluas jangkauan doa hingga ke jantung Borneo.

Memasuki 2023 dan 2024, Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pusat gelombang doa dan shalawat yang menghadirkan puluhan ribu jamaah. Pada 2023, sekitar 20 ribu jamaah memadati lokasi, disusul 15 ribu jamaah pada 2024, menciptakan lautan manusia yang bersatu dalam harap dan doa untuk institusi Polri.

Pada 2025, kegiatan berlanjut di kawasan religius Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, dengan kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, serta pemerintah setempat, menegaskan sinergi spiritual antara umat, ulama, dan negara.

Kini, menuju puncak 2026, target besar pun dicanangkan. Sebanyak 30 ribu jamaah ditargetkan hadir dalam doa akbar yang akan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB pada 1 Juli 2026. Sebuah momentum yang diharapkan menjadi gelombang energi spiritual untuk mendoakan Polri agar semakin kuat, humanis, dan dicintai rakyat.

“Mohon doa dan keberkahannya, agar seluruh rangkaian ini berjalan sukses dan membawa kebaikan bagi bangsa dan institusi Polri,” demikian pesan yang disampaikan.

Dalam hening malam yang akan dipenuhi lantunan doa dan shalawat, harapan besar digantungkan: agar Polri tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga kokoh secara spiritual, berpijak pada nilai luhur leluhur Bhayangkara.

Sumber Berita dari Fast Respon Banyuwangi (FEN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!