BANYUWANGI, INFOX.ID – Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) memastikan rencana aksi penyampaian aspirasi pada 26 April 2026 di Jakarta akan tetap digelar. Langkah tersebut diklaim sebagai upaya konstitusional untuk membawa berbagai persoalan dan suara masyarakat Banyuwangi agar mendapat perhatian lebih luas di tingkat pusat.
Ketua IWB, Abi Arbain, menegaskan bahwa agenda tersebut bukan keputusan mendadak ataupun gerakan tanpa persiapan. Menurutnya, rencana aksi telah melalui pembahasan internal yang panjang serta koordinasi administratif sesuai aturan yang berlaku.
“Ini bukan aksi spontan. Kami sudah menempuh proses panjang, termasuk komunikasi dan penyampaian pemberitahuan kepada aparat keamanan. Aspirasi masyarakat perlu ruang yang lebih luas agar benar-benar didengar,” ujar Abi, Senin (20/4/2026).
Ia menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah disampaikan kepada pihak kepolisian, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. Karena itu, IWB memastikan kegiatan tersebut akan berlangsung dalam koridor hukum serta mengedepankan ketertiban umum.
Menurut Abi, aksi ke Jakarta dipilih karena dinilai menjadi simbol penyampaian aspirasi langsung ke pusat pemerintahan. Ia menilai sejumlah keluhan masyarakat selama ini belum mendapatkan respons maksimal melalui jalur komunikasi yang telah ditempuh sebelumnya.
“Kami tetap mengutamakan dialog. Namun ketika ruang itu belum cukup efektif, maka aksi terbuka menjadi langkah lanjutan yang sah dalam demokrasi,” katanya.
IWB juga menegaskan tidak berorientasi pada besarnya jumlah massa yang turun ke jalan. Fokus utama mereka, kata Abi, adalah substansi tuntutan dan pesan masyarakat Banyuwangi agar bisa dipahami serta ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Kami tidak mengejar banyaknya peserta. Yang lebih penting adalah pesan yang kami bawa jelas, terukur, dan bisa menghasilkan tindak lanjut nyata,” tegasnya.
Terkait teknis pelaksanaan, lokasi aksi di Jakarta belum diungkap secara detail. Hal tersebut, menurut panitia, dilakukan demi kepentingan koordinasi dan keamanan di lapangan.
Sementara itu, Komunitas IWB mengimbau seluruh peserta yang akan berangkat agar menjaga ketertiban, menaati arahan petugas, serta tidak mudah terprovokasi. Organisasi tersebut menekankan bahwa aksi ini harus berlangsung damai dan mencerminkan kedewasaan berdemokrasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Banyuwangi mampu menyampaikan aspirasi secara santun, tertib, dan bermartabat,” pungkas Abi.
(Tim).
