Scroll untuk baca artikel
Berita

Progan Sumsel “Ultimatum” Kapolda: Bongkar Mafia BBM Ilegal Tanpa Tebang Pilih, atau Kepercayaan Publik Runtuh!

Avatar photo
31
×

Progan Sumsel “Ultimatum” Kapolda: Bongkar Mafia BBM Ilegal Tanpa Tebang Pilih, atau Kepercayaan Publik Runtuh!

Sebarkan artikel ini

Infox.id // Palembang, Senin 13 April 2026Gelombang tekanan terhadap aparat penegak hukum kian menguat. DPW Pro Gerakan Nasional (Progan) Sumatera Selatan bersama elemen masyarakat mendesak pembongkaran total praktik BBM ilegal di wilayah Sumsel.

Audiensi tersebut dilakukan dengan jajaran Polda Sumsel dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Indra Setiawan, SE, M. Ali Jaya, SE, Rekily Devideiansyah, serta para advokat dan perwakilan masyarakat.

Desakan tegas tanpa tebang pilih

Dalam forum tersebut, Progan melontarkan kritik keras terhadap penegakan hukum yang dinilai belum maksimal. Mereka menilai praktik gudang BBM ilegal, oplosan, hingga over tap masih marak dan terkesan dibiarkan.

“Jangan setengah-setengah! Kalau mau ditertibkan, bongkar semua. Jangan hanya yang kecil disasar sementara yang besar dibiarkan,” tegas Indra Setiawan.

Dugaan pelanggaran hukum

Progan menilai praktik tersebut berpotensi melanggar berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, KUHP terkait penyertaan tindak pidana, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Selain itu, praktik BBM oplosan juga dinilai melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen karena berpotensi merugikan masyarakat.

Ancaman kejahatan ekonomi

Indra menegaskan bahwa praktik ilegal ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Namun telah masuk kategori kejahatan ekonomi yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi jaringan mafia yang terstruktur,” ujarnya.

Tuntutan masyarakat

Dalam audiensi tersebut, Progan Sumsel menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum, antara lain:

• Penindakan tegas tanpa pandang bulu
• Transparansi hasil penegakan hukum
• Pengusutan dugaan keterlibatan oknum
• Jaminan penegakan hukum yang adil dan konsisten

Respons aparat

Menanggapi hal tersebut, pihak Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sumsel menyatakan bahwa laporan yang disampaikan akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sorotan publik menguat

Audiensi ini menjadi sinyal kuat meningkatnya perhatian publik terhadap praktik BBM ilegal. Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dinilai sedang dipertaruhkan.

Jika tidak ada penindakan menyeluruh dan transparan, dikhawatirkan praktik mafia BBM ilegal akan semakin meluas dan mencederai wibawa hukum di Sumatera Selatan.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil audiensi dan keterangan narasumber. Seluruh pihak yang disebut masih dalam konteks dugaan. Redaksi membuka ruang klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku.

(Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!