Berita

*Rayakan Ulang Tahun, 2 Orang Warga Cilacap dan 1 Orang Warga Ogan Ilir Tenggelam Disungai Ogan*

32

Ogan Ilir, 2 Agustus 2026 – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban yang masih dinyatakan hilang akibat musibah tenggelam di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Adapun identitas para korban adalah:
1. Rahman Udin (33), laki-laki, warga Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.
2. Rizky Saputra (22), laki-laki, warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
3. Arifebriansyah (18), laki-laki, warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Berdasarkan informasi yang diterima, Rizky Saputra dan Arifebriansyah merupakan pekerja asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang datang ke Kabupaten Ogan Ilir untuk mengerjakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat.

Kejadian bermula pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, saat lima orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan pergi ke Sungai Ogan di Desa Rantau Alai Kampung 5 untuk bersantai sekaligus merayakan ulang tahun. Saat berada di lokasi, salah seorang laki-laki turun ke sungai untuk mandi, namun tiba-tiba terseret arus. Melihat kejadian tersebut, dua rekannya berusaha memberikan pertolongan dengan ikut terjun ke sungai. Namun naas, ketiga korban justru ikut terseret arus dan tenggelam.

Kantor SAR Palembang menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah menerima laporan, satu tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, satu orang korban atas nama Arifebriansyah berhasil ditemukan di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ogan Ilir untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Hingga saat ini masih terdapat dua korban yang belum ditemukan, yaitu Rahman Udin dan Rizky Saputra. Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air secara visual pada area pencarian seluas 5 kilometer persegi menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu milik masyarakat. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU), masing-masing melakukan penyisiran di sisi kanan dan sisi kiri Sungai Ogan. Selain itu, tim juga akan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan upaya pencarian.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan pencarian agar kedua korban dapat segera ditemukan.

“Pada hari kedua ini kami mengerahkan seluruh potensi yang ada dengan melakukan penyisiran permukaan sungai dari dua sisi serta penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan sehingga dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sungai, terutama di lokasi yang memiliki arus deras dan tidak dikuasai kondisi perairannya,” ujar Raymond.

Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban.

Basarnas mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun perairan. Hindari mandi atau berenang di lokasi yang memiliki arus deras, selalu perhatikan kondisi cuaca, serta gunakan alat keselamatan apabila melakukan aktivitas di atas air.

Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami kondisi darurat yang memerlukan pertolongan, segera hubungi Basarnas melalui Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat agar bantuan dapat segera diberikan.

error: Content is protected !!
Exit mobile version