Scroll untuk baca artikel
Berita

Amir Ma’ruf Khan Tegas: 2026 Harus Ganti Bupati, Aktivis dan Warga Nilai Kepemimpinan Saat Ini Gagal Jawab Masalah Rakyat.

Avatar photo
208
×

Amir Ma’ruf Khan Tegas: 2026 Harus Ganti Bupati, Aktivis dan Warga Nilai Kepemimpinan Saat Ini Gagal Jawab Masalah Rakyat.

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, INFOX.ID –

Desakan pergantian kepemimpinan daerah semakin menguat. Amir Ma’ruf Khan secara terbuka dan tegas menyatakan bahwa tahun 2026 Banyuwangi harus dipimpin oleh bupati baru, menyusul berbagai persoalan krusial yang dinilai tak kunjung terselesaikan di bawah kepemimpinan saat ini.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan.

Amir Ma’ruf Khan menilai bahwa sejumlah kebijakan daerah justru menunjukkan gejala stagnasi, minim terobosan, serta lemahnya keberpihakan pada kepentingan rakyat kecil.

“Tahun 2026 harus ganti bupati. Ini bukan soal suka atau tidak suka, tapi soal kegagalan kepemimpinan dalam menjawab problem riil masyarakat.

Banyuwangi butuh perubahan, bukan sekadar retorika,” tegas Amir Ma’ruf Khan, Selasa (27/01/2026).

Aktivis : Banyak Persoalan Tak Pernah Tuntas
Sejumlah aktivis dan pemerhati kebijakan publik turut mengamini pernyataan tersebut.

Mereka menilai, dalam beberapa tahun terakhir, berbagai persoalan seperti polemik proyek infrastruktur, dugaan lemahnya pengawasan, minimnya transparansi anggaran, hingga keluhan pelayanan publik kerap mencuat namun jarang berujung pada penyelesaian yang jelas.

Seorang aktivis lokal yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa kritik masyarakat sering kali diabaikan.

“Keluhan warga soal proyek bermasalah, pelayanan, sampai tata kelola anggaran itu berulang.

Tapi penyelesaiannya setengah-setengah. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam kepemimpinan daerah,” ujarnya.

Suara Warga :
Perubahan Jadi Harapan
Di tingkat akar rumput, suara masyarakat pun mulai mengarah pada satu tuntutan: perubahan.

Warga menilai janji-janji pembangunan belum sepenuhnya dirasakan secara merata, terutama di wilayah pinggiran dan desa-desa.

“Setiap tahun janji terus, tapi kondisi kami ya begini-begini saja.

Kalau memang tidak ada perubahan, wajar kalau masyarakat ingin pemimpin baru,” kata salah satu warga Banyuwangi.

Tahun 2026 Momentum Evaluasi Total!!!.
Amir Ma’ruf Khan menegaskan bahwa tahun 2026 harus dijadikan momentum evaluasi total kepemimpinan daerah, sekaligus kesempatan menghadirkan figur baru yang berani, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elit.

“Pergantian bupati bukan ancaman, tapi kebutuhan demokrasi.

Banyuwangi tidak boleh terus dipimpin dengan pola lama yang terbukti menimbulkan banyak masalah,” pungkasnya.

Pernyataan keras ini diprediksi akan memperpanjang daftar kritik publik terhadap kepemimpinan daerah saat ini, sekaligus memanaskan suhu politik jelang kontestasi 2026.

Sumber Berita : Amir Ma’ruf Khan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!