Scroll untuk baca artikel
Berita

Diduga Asal Jadi, Proyek Sumur Bor di Ringintelu Bermasalah: Air Hanya Menetes, Warga Kecewa

Avatar photo
49
×

Diduga Asal Jadi, Proyek Sumur Bor di Ringintelu Bermasalah: Air Hanya Menetes, Warga Kecewa

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, INFOX.ID – Proyek sumur bor yang berada di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, menuai sorotan warga. Fasilitas yang seharusnya membantu kebutuhan air masyarakat itu justru diduga tidak berfungsi maksimal karena debit air yang keluar sangat kecil dan nyaris tidak bisa dimanfaatkan, Kamis (16/04/2026).

Misdal, Ketua RT 01 setempat, menyampaikan bahwa sejak selesai dibangun, sumur bor tersebut belum memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar. Air yang keluar disebut hanya sedikit sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Harapan warga tentu proyek ini bisa membantu kebutuhan air. Tapi kenyataannya air yang keluar sangat kecil, jadi belum bisa dimanfaatkan,” ujar Misdal.

Selain persoalan teknis, warga juga menyoroti minimnya transparansi anggaran proyek yang disebut berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi tersebut. Pada prasasti proyek yang terpasang di lokasi, tidak tercantum besaran anggaran pembangunan sebagaimana lazimnya proyek pemerintah.

Tak hanya itu, fasilitas penunjang juga dinilai tidak memadai. Di lokasi tidak tersedia kran air yang bisa langsung digunakan warga. Bahkan, tidak ada tangga untuk mengecek aliran air di bagian atas tandon.

Akibatnya, seorang warga yang hendak memeriksa debit air terpaksa memanjat pohon kelapa yang berada di samping bangunan sumur bor demi melihat kondisi aliran air di atas tandon.

Kondisi ini memunculkan dugaan dari warga bahwa pengerjaan sumur bor tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga hasilnya jauh dari harapan masyarakat.

Warga meminta instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari kualitas pengerjaan, fungsi sarana, hingga keterbukaan penggunaan anggaran. Mereka berharap proyek yang menggunakan dana publik benar-benar memberi manfaat, bukan sekadar berdiri tanpa fungsi.

Hingga berita ini dirilis, pihak terkait maupun CV/PT yang mengerjakan belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan warga tersebut.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!