Scroll untuk baca artikel
Berita

Ketua Ormas Macan Asia DPC Banyuwangi Slamet Hariyadi Minta KPK Bertindak Tegas dan Turun di Banyuwangi

Avatar photo
121
×

Ketua Ormas Macan Asia DPC Banyuwangi Slamet Hariyadi Minta KPK Bertindak Tegas dan Turun di Banyuwangi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, INFOX.ID
Sejumlah aktivis asal Banyuwangi mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk menyampaikan tuntutan keras agar lembaga antirasuah itu segera turun langsung ke Banyuwangi dan tidak menutup mata terhadap berbagai dugaan penyimpangan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, Senin (27/04/2026).

Aksi tersebut dihadiri unsur ABI IWB, YUNUS Harimau Blambangan, MASRURI BCW, serta Slamet Hariyadi ketua ORMAS Macan Asia DPC Banyuwangi yang turut menyuarakan desakan agar penegakan hukum tidak mandek di Banyuwangi.

Dalam pernyataannya, para aktivis menegaskan bahwa masyarakat sudah muak melihat dugaan pelanggaran, penyalahgunaan kewenangan, dan praktik korupsi yang diduga dilakukan sejumlah oknum.

“Kami datang jauh-jauh dari Banyuwangi ke Jakarta bukan untuk basa-basi. Kami ingin KPK melihat langsung bagaimana bobroknya tata kelola di Banyuwangi dan banyaknya oknum yang diduga bermain dalam praktik korupsi serta penyalahgunaan kewenangan,” tegas perwakilan massa aksi.

Mereka juga menyoroti persoalan tambang Tumpang Pitu yang dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat dan menyengsarakan rakyat.

Menurut massa aksi, KPK tidak boleh tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika daerah lain dapat disentuh penindakan, maka Banyuwangi juga wajib diperiksa secara serius.

“Ada apa dengan Banyuwangi? Mengapa KPK belum juga bergerak? Apakah ada pihak-pihak tertentu yang dilindungi? Apakah takut pada mantan pejabat Banyuwangi?” seru mereka dengan nada lantang.

Para aktivis juga meminta Prabowo Subianto membuktikan komitmennya bahwa tidak ada seorang pun kebal hukum di Indonesia.

“Kami meminta Presiden memerintahkan KPK turun ke Banyuwangi, bongkar semua kasus, tindak semua oknum tanpa pandang bulu. Banyuwangi bukan wilayah kebal hukum,” tegas Slamet Hariyadi.

Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa masyarakat sipil akan terus mengawal dugaan kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan hingga aparat penegak hukum bertindak nyata.

Hidup keadilan. Tangkap koruptor. Bersihkan Banyuwangi sekarang juga.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!