Scroll untuk baca artikel
Berita

Warga Dadapan Resah, Tower Dekat Permukiman Diduga Picu Kerusakan Elektronik Saat Hujan Petir

Avatar photo
29
×

Warga Dadapan Resah, Tower Dekat Permukiman Diduga Picu Kerusakan Elektronik Saat Hujan Petir

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, INFOX. ID – Keberadaan tower telekomunikasi yang berdiri di dekat permukiman warga dan Kantor Desa Dadapan, Dusun Krajan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menuai keluhan masyarakat. Warga meminta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan peninjauan langsung terhadap tower tersebut.

Keluhan warga mencuat setelah sejumlah alat elektronik milik masyarakat dilaporkan mengalami kerusakan saat hujan disertai petir. Warga menduga kerusakan tersebut berkaitan dengan sambaran petir di sekitar lokasi tower yang berada tidak jauh dari rumah penduduk.

“Bukan hanya satu atau dua rumah, sudah banyak televisi dan kulkas warga yang rusak setiap kali hujan petir terjadi,” ujar salah seorang warga, Selasa (12/05/2026).

Menurut keterangan warga, kerusakan perangkat elektronik tidak hanya dialami masyarakat, tetapi juga disebut beberapa kali terjadi di lingkungan Kantor Desa Dadapan. Sejumlah peralatan seperti komputer dan perangkat elektronik lainnya dikabarkan mengalami gangguan hingga rusak.

Di kantor desa juga sering ada alat elektronik yang rusak. Sampai sekarang pun tidak ada kompensasi ataupun tanggung jawab dari pihak pengelola tower,” ungkap warga lainnya.

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat. Warga menilai keberadaan tower yang berada dekat fasilitas umum dan area pemukiman perlu dievaluasi demi menjamin keamanan lingkungan sekitar, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Tak hanya soal dampak yang ditimbulkan, warga juga mulai mempertanyakan aspek legalitas tower tersebut. Muncul dugaan izin operasional tower telah habis masa berlakunya, namun aktivitas operasional disebut masih terus berjalan hingga kini.

Atas dasar itu, masyarakat meminta Satpol PP Banyuwangi bersama dinas terkait segera melakukan pengecekan menyeluruh, baik terkait izin operasional maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan terhadap warga sekitar.

Warga berharap ada langkah tegas dan transparan dari pemerintah daerah agar persoalan tersebut tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola tower belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga maupun dugaan izin operasional yang disebut telah kedaluwarsa.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!